10 Contoh Penggunaan AI dalam Kehidupan Sehari-hari

Daftar Isi
Contoh penggunaan AI dalam kehidupan sehari-hari

Banyak orang memakai AI setiap hari tanpa menyadarinya, bahkan dalam beberapa menit terakhir. AI sudah melebur dalam kenyamanan harian, mulai dari ponsel di genggaman sampai aplikasi yang Anda buka. Teknologi ini mengatur banyak hal dari pagi hingga malam.

Artikel ini mengajak Anda menelusuri satu hari penuh dan mengungkap sepuluh contoh AI yang bekerja di balik layar. Banyak kegiatan yang dulu hanya bisa dilakukan manusia, kini dikerjakan mesin. Kalau Anda ingin memahami dasar-dasarnya terlebih dahulu, baca penjelasan lengkap tentang apa itu AI di artikel kami sebelumnya.

1. Asisten Suara Virtual

2. GPS dan Aplikasi Navigasi

Dulu, sebelum aplikasi navigasi populer, banyak orang masih bergantung pada peta cetak atau menanyakan jalan ke orang lain. Prosesnya lebih lama dan sering tidak akurat. Dibandingkan dengan sekarang, AI membuat navigasi menjadi jauh lebih efisien. AI juga bisa merekomendasikan rute alternatif jika terjadi kemacetan atau halangan lain.

AI mempelajari pola lalu lintas dari hari ke hari. Seiring waktu, ia menjadi lebih akurat dalam memprediksi kondisi jalan. Ini membuat perjalanan Anda semakin lancar dan tanpa kebingungan.

3. Aplikasi Transportasi Online

AI menghubungkan permintaan Anda dengan pengemudi terdekat. Ia juga memilih rute terbaik berdasarkan kondisi lalu lintas. Dengan demikian, waktu yang dibutuhkan untuk sampai ke tujuan bisa diprediksi.

Anda juga mendapatkan notifikasi posisi pengemudi secara real-time. Selain itu, harga layanan bisa berubah tergantung banyaknya permintaan dan kepadatan lalu lintas. Semuanya berkat AI yang bekerja tanpa henti.

4. Mesin Pencari

AI terus belajar dari preferensi pengguna. Misalnya, jika Anda sering membuka berita olahraga, AI akan mengesampingkan halaman-halaman lain yang tidak berkaitan. Hasilnya, hasil pencarian Anda semakin akurat. AI juga memahami konteks. Kalau Anda mencari "resep nasi goreng", AI tahu Anda butuh halaman yang menjelaskan langkah-langkah pembuatannya.

AI juga dipakai untuk mendeteksi konten berbahaya, seperti berita palsu atau situs yang tidak aman. Untuk memahami bagaimana AI bisa melakukan semua ini, baca artikel tentang cara kerja AI di blog ini.

Dari pagi sampai malam, Anda pasti sering mencari informasi. Misalnya, resep masakan, berita terbaru, atau tutorial. Mungkin Anda tidak sadar, AI sudah ada di balik layar, memastikan Anda mendapatkan hasil pencarian yang tepat.

5. Rekomendasi di Marketplace dan Aplikasi Streaming

Aplikasi streaming juga menggunakan sistem serupa. Spotify dan Netflix memahami preferensi Anda. Mereka belajar dari musik yang Anda dengarkan atau film yang Anda tonton. Jika Anda suka cerita thriller, Netflix akan merekomendasikan judul serupa. Ini bukan kebetulan. Sistem ini belajar dari perilaku Anda. Semakin sering Anda menggunakan aplikasi tersebut, semakin tepat rekomendasinya.

Sistem ini berjalan dengan machine learning. Mesin ini mempelajari pola dari data yang ada. Semakin banyak data yang dikumpulkan, semakin akurat rekomendasinya. Inilah salah satu contoh AI yang bekerja di balik layar, padahal banyak orang tidak sadar hal ini terjadi.

6. Media Sosial dan Iklan yang Tertarget

AI juga digunakan untuk menampilkan iklan yang tertarget. Iklan ini tidak acak. Ia dipilih berdasarkan riwayat pencarian, situs yang Anda kunjungi, atau aplikasi yang Anda gunakan. Misalnya, jika Anda sering membeli pakaian online, Anda mungkin sering melihat iklan toko pakaian.

Data Kominfo menunjukkan bahwa sekitar 95 persen pengguna internet di Indonesia menggunakan internet untuk mengakses media sosial. Ini berarti sebagian besar orang berhadapan dengan AI tanpa sadar.

7. Autocorrect, Prediksi Teks, dan Penerjemah Online

Penerjemah online seperti Google Translate juga bergantung pada AI. Teknologi ini menggunakan neural machine translation yang terus belajar dari data. Hasilnya, terjemahan lebih tepat dan bisa memahami konteks atau idiom. Misalnya, kalimat "It's raining cats and dogs" tidak lagi diterjemahkan secara harafiah, tetapi menjadi "hujan lebat".

Dengan fitur ini, Anda bisa berbincang dengan orang dari negara lain tanpa harus menguasai bahasanya. AI meringankan pekerjaan mengetik dan menerjemahkan bahasa sekaligus.

8. Kamera Ponsel dan Pengenal Wajah

AI juga bisa mengganti latar belakang di foto. Ini membantu Anda membuat foto profesional tanpa peralatan khusus. Contohnya, Anda bisa mengganti latar belakang foto menjadi pantai atau kota tanpa pergi ke sana.

Pengenalan wajah digunakan untuk fitur buka kunci ponsel. AI membandingkan wajah Anda dengan data yang sudah disimpan. Jika cocok, ponsel terbuka. Ini lebih cepat daripada mengetik password.

AI juga digunakan untuk filter wajah saat berfoto. Misalnya, filter yang menambahkan efek lucu atau mempercantik wajah. AI mengenali posisi wajah dan mengubahnya sesuai filter yang dipilih.

Selain itu, pengenalan wajah juga digunakan untuk keamanan dan verifikasi identitas. Misalnya, dalam proses verifikasi identitas online atau di bank. AI membantu memastikan bahwa orang yang melakukan verifikasi adalah Anda yang sebenarnya.

9. Chatbot Layanan Pelanggan

Manfaatnya bagi pebisnis online sangat besar. Chatbot bisa mengurangi beban tim layanan pelanggan. Mereka juga bisa bekerja tanpa istirahat, bahkan di luar jam kerja. Untuk pengguna, ini berarti Anda bisa mendapatkan jawaban secara instan tanpa perlu menunggu jam kantor.

Tidak hanya itu, chatbot juga bisa belajar dan bertambah cerdas seiring waktu. Mereka mengumpulkan data dari interaksi dengan pelanggan. Data ini bisa digunakan untuk memperbaiki pelayanan dan meningkatkan pengalaman pelanggan.

10. Keamanan Mobile Banking

Selain itu, AI juga mencegah penipuan dengan memantau pola pengeluaran Anda. Jika ada transaksi yang tidak biasa, AI akan memblokir transaksi tersebut dan memberi Anda notifikasi. AI juga bisa menyarankan cara pengelolaan keuangan berdasarkan pola pengeluaran Anda.

AI sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Dari membangunkan alarm di pagi hari hingga melindungi transaksi keuangan di malam hari. Namun, AI bukanlah jawaban untuk segala sesuatu. Kualitas hasilnya tergantung pada data yang dipelajari.

Untuk memakai AI dengan bijak, Anda bisa mengikuti tips singkat ini. Pertama, sadari kapan memakai AI dan kapan tidak. Kedua, jaga data pribadi Anda. Terakhir, gunakan penilaian Anda sendiri untuk mengecek informasi yang diberikan oleh AI. Dengan begitu, Anda bisa memanfaatkan AI dengan lebih baik.

Posting Komentar